News
Sejarah Hari Radio Nasional 11 September dan lahirnya RRI
Pekerja mengambil salah satu koleksi piringan hitam di Studio Radio RRI, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/9/2023). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)...
Pekerja mengambil salah satu koleksi piringan hitam di Studio Radio RRI, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/9/2023). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI) Jakarta (ANTARA) - Hari Radio Nasional diperingati setiap 11 September, bertepatan dengan berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI) pada 11 September 1945.
Peringatan ini menjadi bagian dari sejarah panjang radio sebagai media informasi dan komunikasi di Indonesia. Sejarah radio di Indonesia sendiri sudah dimulai jauh sebelum lahirnya RRI. Pada masa Hindia Belanda, sejumlah perkumpulan radio mulai berkembang dan menjadikan radio sebagai sarana hiburan, pendidikan, sekaligus penyebaran informasi.
Awal perkembangan radio di Indonesia Salah satu tonggak awal sejarah radio di Indonesia adalah berdirinya Bataviase Radio Vereniging (BRV) di Batavia. Radio tersebut tercatat sebagai salah satu pelopor penyiaran radio di Indonesia dan kemudian diikuti berbagai organisasi radio lainnya. Perkembangan radio semakin meluas dengan munculnya sejumlah perkumpulan penyiaran di berbagai daerah, seperti Nederlandsch-Indische Radio Omroep Maatschappij (NIROM), Solo Radio Vereniging (SRV), serta Mataramse Vereniging Voor Radio Omroep (MAVRO).
[Baca Liputan Selengkapnya di LKBN ANTARA →](https://www.antaranews.com/berita/5736091/sejarah-hari-radio-nasional-11-september-dan-lahirnya-rri)