News

Apa itu drone thermal? Teknologi untuk deteksi api karhutla

BKSDA Sumbar menggunakan drone thermal pantau korban terdampak banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. ANTARA/Yusrizal....

Apa itu drone thermal? Teknologi untuk deteksi api karhutla
BKSDA Sumbar menggunakan drone thermal pantau korban terdampak banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. ANTARA/Yusrizal. Jakarta (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peningkatan titik panas di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Di tengah kondisi tersebut, teknologi turut digunakan untuk membantu petugas menemukan sumber api yang sulit terlihat dari permukaan. Salah satunya adalah drone thermal. BNPB menggunakan drone yang dilengkapi kamera thermal untuk mencari sumber api di wilayah Kalimantan Selatan, termasuk titik panas yang berada di bawah permukaan dan tidak terlihat secara kasatmata. Penggunaan teknologi ini menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla yang saat ini dilakukan di lapangan. Lantas, apa sebenarnya drone thermal dan mengapa teknologi ini dapat membantu petugas dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan? Drone thermal merupakan pesawat tanpa awak yang dilengkapi kamera termal atau thermal camera. Berbeda dengan kamera biasa yang menangkap gambar berdasarkan cahaya tampak, kamera thermal mendeteksi radiasi panas dari suatu objek. Sederhananya, kamera tersebut dapat membantu menunjukkan bagian mana dari suatu wilayah yang memiliki suhu lebih tinggi. Hasilnya kemudian ditampilkan dalam bentuk citra dengan perbedaan warna atau tingkat intensitas tertentu sehingga area yang memiliki panas lebih tinggi dapat lebih mudah dikenali. [Baca Liputan Selengkapnya di LKBN ANTARA →](https://www.antaranews.com/berita/5736097/apa-itu-drone-thermal-teknologi-untuk-deteksi-api-karhutla)